NGURAJEKA.COM — TERMINAL v2.0
ngura//jeka
« BACK

Apache sebagai Web Server di Slackware

2012-09-13  |  tag: apache, php, slackware, webserver

Postingan ini berisikan tentang cara mengaktifkan/menginstall apache di slackware. Nah, ada apa dengan web server? Sebenarnya, disekolah saya sedang mengajar kompetensi "Membuat website dengan HTML, PHP dan MySQL". Nah, inilah yang membuat saya "terpaksa" mengkonfigurasi slackware saya menjalankan service web server dengan menggunakan apache.

Nah, apache. Pada dasarnya jika saat kita install slackware dan pada saat installasi paket kita pilih full atau default dan juga belum pernah menghapus paket httpd dari /var/log/packages maka apache sebenarnya sudah ada dalam mesin kita. Namun, servicenya belum kita jalankan.

Jika ternyata httpd tidak terdapat pada /var/log/packages kita dapat menginstallnya dengan mudah di slackware (pastikan anda terhubung dengan internet atau cache dari paket terdapat di /var/cache/packages/). (Jika telah terinstall lewati)

$ slackpkg install httpd
$ # Kemudian kita coba aktifkan dengan perintah berikut:
$ chmod +x /etc/rc.d/rc.httpd
$ /etc/rc.d/rc.httpd start
$ # Kemudian kita install php
$ slackpkg install php

Kemudian silahkan buka browser dan ketikkan alamat http://localhost maka akan muncul It Works!

Main configuration dari httpd ini berada pada /etc/httpd/httpd.conf nah, kali ini kita akan melakukan configurasi pada httpd.conf tersebut.

$ nano /etc/httpd/httpd.conf

Didalam file tersebut, terdapat beberapa konfigurasi yang saya lakukan perubahan. Seperti:

  • ServerAdmin you@example.com saya ganti menjadi ServerAdmin ngurajeka.92@gmail.com #ServerName www.example.com:80 saya hapus tanda pagar dan rubah menjadi ServerName localhost
  • DocumentRoot "/srv/httpd/htdocs" saya ubah menjadi DocumentRoot "/srv/httpd/htdocs" ini adalah letak file-file untuk web kita nantinya. Tentunya sebelumnya kita telah membuat foldernya dengan perintah berikut mkdir -pv /srv/httpd/ngurajeka (jalankan sebagai root/superuser)
  • <Directory "/srv/httpd/htdocs"> saya ubah menjadi <Directory "/srv/httpd/ngurajeka">
  • AllowOverride None saya ubah menjadi AllowOverride All ini untuk mengaktifkan mod_rewrite dan membiarkan sebuah file .htaccess untuk menjadi AllowOverride Controller
  • DirectoryIndex index.html saya tambahkan index.php maka menjadi DirectoryIndex index.html index.php ini untuk membiarkan file index berupa extensi php
  • Menghapus tanda pagar (uncomment) pada bagian #Include /etc/httpd/mod_php.conf ini bertujuan untuk mengaktifkan module php pada web server kita.

Setelah itu kita simpan, kemudian restart service dari apache dengan perintah

$ /etc/rc.d/rc.httpd restart

Nah, selanjutnya silahkan buka browser maka akan tampil Index Of / ini dikarenakan isi dari DocumentRoot kita masih kosong, selanjutnya kita dapat memasukkan/membuat website kita pada folder tersebut.

— EOF —
MODE: RETRO● ONLINEPOWERED BY TANSTACK + MDX